Atletico Madrid Masih Optimis Pulangkan Diego Costa

Agen Judi Terpercaya – Keinginan  Atletico Madrid untuk dapat memboyong kembali Diego Costa masih belum surut. Karena Presiden Los Rojiblancos, Enrique Cerezo, menegaskan striker asal Spanyol tersebut adalah salah satu pemain yang sangat diharapkan bisa direkrut pada bursa transfer musim panas ini.

Seperti dikutip Daily Mail, Sabtu 16/Juli/2016, Enrique Cerezo menegaskan bahwa Atletico Madrid masih butuh striker yang haus gol. Nama Diego Costa pun jadi yang terdepan untuk mengisi posisi tersebut.

Dengan memanfaatkan ketidakjelasan nasib Diego Costa di Chelsea, yang kini akan dilatih oleh Antonio Conte, Enrique Cerezo mengatakan jika Atletico Madrid akan meramaikan perburuan pemain tersebut  pada bursa transfer.

‘‘Diego Costa sudah bermain dengan kami dalam beberapa musim, dia adalah pemain yang bagus, dan tidak diragukan lagi. Saya tidak tahu apakah dia sudah bicara dengan Antonio Conte, dan kami akan bekerja keras untuk membawa pemain terbaik itu kembali Atletico.’’ Ungkapnya.

Diego Costa memang punya cerita indah bersama Atletico Madrid. Selama dua musim bermain di bawah naungan Diego Simeone, pemain berusia 27 tahun tersebut menjadi bomber menakutkan di Spanyol dengan mencetak 64 gol dari 135 penampilannya. Bahkan Diego Costa juga sukses memberikan trofi La Liga musim 2013 – 2014.

diego

Agen Judi Terpercaya – Kemudian Diego Costa pindah ke Chelsea dengan biaya sebesar 32 juta poundsterling atau setara dengan Rp 553 miliar. Tidak sia-sia keputusanya untu hijrah, Diego Costa langsung sukses persembahkan dua trofi Liga Inggris dan Piala Liga pada musim pertamanya. Hingga kini, ia sudah mencetak 32 gol dari 54 penampilannya bersama The Blues.

Namun nasib Diego Costa sedang tidak menentu seiring dengan kedatangan Antonio Conte. Setelah musim lalu gagal mendogkrak performa Chelsea, pemain asal Brasil tersebut juga terancam terdepak dari skuat utama akibat manajer Italia sudah mendatangkan striker baru yaitu Michy Batshuayi dari Marseille pada bursa transfer musim panas ini.

Kartu Merah Costa Hiddink Sulit Komentari

Kartu Merah Costa Hiddink Sulit Komentari

Indobd.com – Manajer Chelsea, Guus Hiddink, enggan membahas kartu merah dan insiden gigitan Diego Costa saat timnya kalah 0-2 dari Everton pada perempat final Piala FA, Sabtu (12/3/2016).

Pada laga di Stadion Goodison Park itu, Chelsea dikalahkan mantan pemainnya. Romelu Lukaku memborong gol kemenangan The Toffees pada laga tersebut.Kekalahan Chelsea kian tercoreng lantaran kartu merah Costa. Kesal seusai dilanggar, Costa menanduk Gareth Barry dan mencoba menggigitnya. Kartu kuning kedua pun dilayangkan wasit dan Costa diusir. Inilah kartu merah pertama striker Spanyol berdarah Brasil itu sejak 2010. “Saya belum melihat rekaman kejadiannya, dan baru bisa memberi tanggapan setelahnya. Sulit untuk berkomentar sekarang. Saya ingin memberi pertimbangan saya soal ini, tapi belum bisa,” kata Hiddink kepada BBC.

Meski demikian, Hiddink mengatakan, dalam pertandingan tersebut Costa menerima banyak provokasi dari tim lawan. “Pertandingan tadi berlangsung keras, dan pemain Everton terlalu menekan Costa. Wasit tidak harus melindungi pemain tertentu, tapi harus tahu menyikapi pemain yang memprovokasi lawan,” kata Hiddink. Ketika ditanya perlu tidaknya Costa menjalani terapi mengendalikan amarah (anger management), Hiddink pun belum bisa memberi jawaban pasti.

“Dulu ada film soal itu. Saya sudah menontonnya, mungkin saya harus menonton ulang bersama Costa,” kata Hiddink setengah bergurau. Sama dengan Hiddink, pelatih Everton, Roberto Martinez mengaku belum melihat video tayangan ulang insiden gigitan Costa ke leher Barry. “Saya melihat Costa mendekatkan kepalanya ke arah Barry, dan saya tidak melihat apa yang terjadi selanjutnya. Saya hanya tahu, wasit memberi kartu kuning kedua untuk Costa,” kata Martinez.

Martinez pun merasa insiden tersebut bukan hal yang aneh. “Pertandingan tadi sangat emosional, dan semua pemain pasti ingin membantu timnya menang. Diego Costa punya semangat juang itu,” kata Martinez. Ia pun memuji kinerja wasit Michael Oliver yang memimpin laga. “Michael Oliver menyikapi tensi tinggi pertandingan dengan sangat baik. Kartu merah untuk Costa layak, begitu juga untuk Gareth Barry,” ucap manajer asal Spanyol ini.

“Dia tidak pernah membiarkan kejadian seperti itu memengaruhi pertandingan. Saya rasa baik Costa dan Barry pun tidak akan mempermasalahkan kejadian tadi,” tutur Martinez. Hanya dalam kurun tiga hari Chelsea terdepak dari dua kompetisi dan dipastikan menyudahi musim tanpa gelar. Guus Hiddink mempermasalahkan jadwal tanding dan kebutuhan tayangan televisi atas hasil tersebut.

Dua gol Romelu Lukaku menyudahi kiprah Chelsea di Piala FA musim ini. Melawat ke Everton di babak perempatfinal, The Blues tunduk dengan skor 0-2. Kekalahan ini terjadi hanya dua hari setelah Chelsea tersingkir di ajang lainnya. Di Stamford Bridge pada tengah pekan lalu, ‘Si Biru’ kalah 1-2 dari Paris Saint Germain di ajang Liga Champions. Anak didik Guus Hiddink kalah agregat 2-4.

Kartu Merah Costa Hiddink Sulit Komentari

“Anda tidak bisa meremehkan bermain di Liga Champions dan dua hari kemudian harus menjalani pertandingan yang seru di sini. Itu bukan sebuah protes, tapi mereka (Everton) punya waktu sepekan untuk menyiapkan diri, yang merupakan sebuah keuntungan di 15 menit terakhir pertandingan. Satu hari tambahan istirahat dari FA untuk kami sudah akan cukup,” cetus Hiddink. “(Siaran) televisi sangat menuntut, kadang itu bertentangan dengan kondisi kesehatan pemain. Itu sedikit kritik dari tim saya dan bukan semata karena kami kalah,” lanjut Hiddink di situs resmi Chelsea.

Kondisi fisik menjadi pembeda yang signifikan dalam pertandingan itu. Everton dan Chelsea relatif berimbang di kedua babak, sampai akhirnya Lukaku melakukan aksi individu untuk mencetak gol pertama di menit 78 dan dilanjutkan gol kedua empat menit berselang. “Saat Anda mendapat kekalahan meski setelah mengendalikan permainan dengan baik sampai menit 70, maka itu adalah sebuah kekecewaan dan Anda ikut membuat orang lain kecewa.”

“Para pemain suka dengan kemenangan dan mereka terbiasa menang. Kondisinya sudah sulit untuk kami mencoba meraih tiket Liga Champions dan menjaga dua peluang menjadi juara di Premier League dan Piala FA. Semuanya sudah hilang sekarang. Sayang sekali.” sesalnya.

The Blues Siap Barter Diego Costa Dengan Edinson Cavani

cavani
Indobd.com – The Blues dikabarkan tengah melakukan negosiasi dengan PSG untuk membicarakan kemungkinan adanya barter antara dua pemain bintang mereka di musim panas yang akan datang.

Chelsea diberitakan siap menukar striker andalannya, Diego Costa dengan striker Edinson Cavani, menurut laporan yang diturunkan oleh Le 10 Sport.

Pemain asal Uruguay tersebut sebelumnya sempat dikait – kaitkan dengan kepindahannya ke English Premier League, seiring dengan munculnya ketertarikan dari klub Chelsea dan Manchester United.

cavani1
The Sun mengklaim bahwa striker berusia 29 tahun itu sudah siap untuk datang ke Inggris setelah menghabiskan tiga tahun karirnya bersama klub Prancis, PSG. Dan Roman Abramovich amat ingin mendatangkan pemain Uruguay tersebut, bahkan Chelsea siap melepas striker utama klub untuk dapat memenuhi keinginan tersebut.

Costa sendiri mengalami penampilan yang kurang bagus di awal musim ini, namun semenjak kepergian Jose Mourinho dan kedatangan Guus Hiddink telah membuat sang pemain bangkit, dengan membukukan 10 gol dalam 14 pertandingan terakhir untuk The Blues.

Register-Here1-300x225

free-bet2-640x360

Lima Pemain Bintang Yang Berpeluang Merumput Di Negeri Tirai Bambu

cover
Indobd.com – Belakangan ini klub – klub dari Negeri Tirai Bambu begitu jor – joran mengelontorkan dana besar untuk membeli pemain kelas dunia yang merumput di klub Eropa. Jackson Martines, Gervinho, hingga Alex Teixeira direkrut oleh klub – klub Chinese Super League dengan harga yang sangat fantastis.

Kuatnya finansial klub dari Negeri Tirai Bambu diperkirakan tidak akan berhenti sampai di situ saja. Jika bursa transfer nanti dibuka kembali, mereka diperkirakan akan kembali merekrut beberapa pemain bintang besar Eropa. Bahkan sampai saat ini sudah ada beberapa nama pemain bintang yang dikait – kaitkan.

Berikut Daftar Nama Pemain Yang Kian Santer Dikabarkan Akan HIjrah Ke Negeri Tirai Bambu

robben
1. Arjen Robben ( Bayern Munchen )

Keberadaan Douglas Costa di Bayern Munchen secara perlahan membuat dirinya tersisihkan dari squad inti. Hal tersebutlah yang bisa menjadi salah satu faktor akan hengkangnya pemain berkebangsaan Belanda tersebut. Meski diusianya yang sudah menginjak 32 tahun, tetap saja klub – klub dari China tersebut bakal rela merogoh kocek dalam – dalam untuk menggunakan performanya yang masih tergolong mumpuni.

Dilain sisi, Robben sendiri sudah banyak mempersembahkan gelar untuk Raksasa dari Bundesliga tersebut. Setelah tujuh tahun berada di Allianz Arena, mungkin kini saat untuk dirinya dalam mencari tantangan baru di negeri China tersebut.

falcao
2. Radamel Falcao ( Chelsea )

Performanya bak pudar sekejap ketika ia memutuskan untuk hijrah ke Old Trafford pada musim lalu. Mengalami musim yang buruk bersama Red Devils, kini ia mencoba peruntungannya bersama dengan The Blues, Chelsea, di musim ini.

Namun, alih – alih kembali tajam ia malah menampilkan performa yang tidak jauh berbeda dengan saat masih bersama MU. Dan bertambah buruk lagi dengan sering dibekapnya oleh cidera. Hal itu membuatnya mulai dibidik oleh beberapa klub China untuk didatangkan. Secara performa dan kualitas, mungkin ia lebih dari cukup untuk liga domestik China, Apalagi diusianya yang masih 30 tahun. Dan dengan adanya rekan setimnya di Timnas Kolombia, Jackson Martinez, yang sudah bergabung dengan klub China terlebih dahulu, bisa jadi hal itulah yang mendorong dirinya untuk ikut serta bergabung disana.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 13:  Diego Costa of Chelsea looks on during the Barclays Premier League match between Chelsea and Swansea City at Stamford Bridge on September 13, 2014 in London, England.  (Photo by Jamie McDonald/Getty Images)

3. Diego Costa ( Chelsea )

Beberapa klub china mulai membidik pemain ini dengan iming – iming dana besar dalam merayu sang pemain untuk merekrutnya. Apalagi di Chelsea penampilannya sudah kian menurun dibandingkan dengan musim perdana kedatangannya ke Stamford Bridge.

Ditambah dengan tingkah lakunya yang sudah terkenal bengal yang membuat beberapa klub Eropa untuk enggan merekrutnya jikalau nanti ia didepak oleh Chelsea. Pada bursa musim dingin, ia juga dikabarkan akan hengkang dari Chelsea. Bukan tidak mungkin di musim panas nanti pemain Timnas Spanyol ini akan keluar dari The Blues.

torres

4. Fernando Torres ( Atletico Madrid )

Mantan penyerang Chelsea ini kini nyaman berada di klub lamanya, Atletico Madrid. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa ketajamannya tidak seperti dulu lagi yang kian membuat posisinya rawan digeser atau yang lebih buruk lagi di depak oleh klub tersebut.

Klub asal China juga telah diperkirakan membidik pemain berkebangsaan Spanyol untuk didatangkan pada bursa musim dingin lalu. Bahkan agen Torres mengatakan bahwa pihaknya telah menerima tawaran yang dapat membuat dirinya menjadi pemain termahal yang pernah ada di dunia. Melihat keberanian klub China dalam mengeluarkandana, bisa jadi yang dimaksud sang agen adalah penawaran dari salah satu klub Liga Super China.

rooney
5. Wayne Rooney ( Manchester United )

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa performanya bersama Setan Merah kini sudah jauh menurun di usianya yang memasuki 30 tahun. Untuk level Manchester United dan English Premier League, ia dapat dikatakan sudah habis dalam masa jayanya. Oleh faktor itulah salah satu klub China, Shanghai Senhua berani menyodorkan kontrak penawaran untuk dirinya senilai 27 juta pounds atau sama dengan 519 milyar.

Namun, tawaran tersebut ditolak mentah oleh Rooney. Tidak menyerah, klub China lainnya dikabarkan sudah memberikan penawaran untuk pemain berkebangsaan Inggris tersebut senilai 100 juta pounds atau sekitar 1,9 triliyun. Dengan dana besar nanti tentunya akan sangat berguna bagi tim MU pada bursa musim depan untuk membangun squad dengan pemain berbakat yang masih muda. Apalagi jika pelatih Setan Merah seperti Jose Mourinho yang memang terkenal suka mengucurkan dana besar untuk membangun squadnya.

Artikel Terkait :